Kenapa, cinta? Kenapa ketika ku mencoba melupakanmu, engkau datang menghampiri? Kenapa setelah beberapa minggu engkau tidak ada kabar, engkau justru muncul? Kenapa ketika aku mengharapkan smsmu, engkau justru mengirimkanku sms? Mengapa, ketika hatiku mulai tertutup bagimu, engkau justru datang menahan pintu itu?
Aku benci, bosan dan bingung dengan sikapmu ini. Seandainya engkau bisa menetapkan hatimu dalam dunia cinta ini. Aku ingin engkau tegas dengan semua keinginanmu. Aku bingung harus menebak isi hatimu. Aku ingin tau semuanya tentang dirimu. Aku ingin tahu apa yang kau pikirkan dan rasakan.
Jujur saja, diri ini telah bersiap-siap melangkah maju setapak demi setapak dalam mencari cinta sejatiku di dunia ini. Tapi engkau menahan salah satu kakiq di dekatmu.
Kau rebut hatiq, kau rebut perhatianq, kau rebut piqranq...Dan aku benci hal itu terjadi. Karena harapanq atas dirimu perlahan pudar. Dan semua itu dikarenakan dirimu sendiri. Entah berapa banyak wanita yang telah kau ungkapkan isi hatimu. Kalau aku sampai tahu alasannya kau kembali kepadaku hanya karena tidak ada yang mau kepada dirimu, maka akan sulit bagiku untuk menerima dirimu. Aku bukan tempat sampahmu, aku bukan halte busmu. Aku manusia yang punya perasaan.
Aku ingin dicintai oleh seseorang dengan sepenuh hatinya. Aku bisa sakit hati. Aku tidak setegar yang terlihat. Meski engkau tidak membaca tulisan ini, smoga engkau bisa menetapkan hatimu.
Friday, July 10, 2009
Happy headache, confused me...
Posted by Jennifer at 6:48 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment