Kemarin karena sudah kelelahan aku tidak sempat untuk menulis any activity...
Okay...
Setelah kemarin dulu (29.03.10) aku melakukan konseling dengan setengah hati saja... Kemarin aku mempersiapkannya sebaik mungkin. Meski tidak semua ayat aku berikan kepada mereka, but at least some of the important verse already given to them.
Hal yang membuatku cukup terkejut bahwa dari kelima anak yang aku bimbing, dua diantaranya tidak tahu bagaimana menggunakan alkitab... shocked pastinya. But i believe, they will be a great soldier of God. But most of all, i'm glad that i tell the great news from heaven to them. Walaupun kedepannya aku tidak mereka akan bertumbuh bagaimana. But setidaknya mereka sekarang sudah mengenal, mereka sudah mengaku dan mengucapkan apa yang telah mereka lakukan dan mereka sudah tahu bahwa itu semua adalah dosa.
Jadi pada intinya, i'm glad, happy and exciting, full of energy to serve God from the Children's ministry.
Dannn.... hari ini adalah hari terkahir KPI, mungkin karena hujan mengguyur kota Manado hari ini, jadi anak-anak yang datang lumayan banyak. Sebelum ke gedung gereja tadi, aku sempat bertanya kepada anak-anak yang ada di kolomku, apakah mereka menyukai ibadah seperti yang mereka ikuti, dan kata-kata mereka cukup mengharukan bagiku. Karena mereka menyukainya, meski di awal-awal mereka mungkin sama seperti diriku, hanya setengah hati untuk datang ke ibadah KPI itu.
Pada hari pertama, aku sadar, bahwa perasaan senang yang kurasakan ketika melihat anak-anak itu datang ke gedung gereja untuk beribadah bersama dan mulai merasa terbiasa dan nyaman dengan hal tersebut, sama seperti yang Tuhan rasakan ketika manusia, makhluk yang paling berharga yang diciptakanNya, datang kehadapannya dengan penuh kerendahan hati dan kepolosan.
Selama KPI juga aku banyak belajar. Banyak hal yang membuatku cukup sadar dan mulai mengerti serta yakin bahwa semua manusia, tidak terkecuali mempunyai sebuah rancangan masa depan yang indah yang dirancang oleh Allah. Setiap orang mempunyai tempat dan peran yang tepat dalam keseharian dunia ini. Dan yang paling indah adalah bagaimana manusia itu memberikan respon yang positif atas rancangan masa depan Allah bagi ciptaanNya.
Tadi sewaktu awal KPI, saat aku menghitung persembahan bersama k' Ita, aku mempelajari hal yang baru. Bahwa semua orang mempunyai kebutuhan untuk diperhatikan dengan penuh kasih yang tulus dari orang lain. Mungkin hal ini sengaja Tuhan berikan kepada manusia ciptaanNya supaya manusia bergantung kepadaNya. Semua manusia, yang paling kejam sekalipun, haus akan kasih sayang yang tidak pernah berakhir. Hanya saja sayangnya tidak semua mengetahui, menyadari ataupun melupakan bahwa kasih tanpa akhir itu tidak akan pernah bisa didapati dalam diri seorang manusia.
Manusia, seluruhnya mempunyai batas. Mengapa demikian? Karena manusia itu adalah manusia, bukan Tuhan ataupun Yesus Kristus. Kasih manusia ada batasnya. Kesabaran manusia ada batasnya. Itulah mengapa sepasang suami isteri ada yang berpisah ataupun bercerai. Karena mereka mengharapkan kasih sayang yang berlebihan dari pasangan mereka yang terbatas.
Sumber kasih yang tak terbatas itu pastinya hanya ada di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kasihnya bagaikan mata air yang tidak pernah berhenti dan tidak kehabisan.
Who ever you are. When u read this writing.... i'll pray for you and ask God to fulfill your desire to find the great love of all. Come to God and ask Jesus to become your friend, best friend, brother, father, lover. And you will see what He can do in your life...
God bless us all...
Yohanes 3 : 16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga dia mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan memperoleh hidup yang kekal...
John 3 : 16
For God so loved the world, that He gave His one and only Son, that whoever believes in Him shall not perish but have eternal life.
John 3:16
Car Dieu a tant aimé le monde qu'il a donné son Fils unique, afin que quiconque croit en lui ne périsse point, mais qu'il ait la vie éternelle.
John 3:16
Porque tanto amó Dios al mundo, que dio a su Hijo unigénito, para que todo el que cree en él no se pierda, sino que tenga vida eterna.
John 3:16
Sic enim dilexit Deus mundum ut Filium suum unigenitum daret ut omnis qui credit in eum non pereat sed habeat vitam aeternam.
John 3:16
Denn so hat Gott die Welt geliebt, daß er seinen eingeborenen Sohn gab, damit jeder, der an ihn glaubt, nicht verloren gehe, sondern ewiges Leben habe.
http://www.everytongue.com/john/index.htm ( to see the verse in every language )
Wednesday, March 31, 2010
31.03.10......rekap 2 days experience of KPI
Posted by Jennifer at 9:36 AM 0 comments
Monday, March 29, 2010
Diary in Ministry
29.03.10
Hari ini seperti biasanya. Matahari terbit di timur. Mata terbuka, baju basah karena keringat. Hari ini seharusnya menjadi hari yang spesial, karena hari ini aku bertugas sebagai messengernya Tuhan buat anak-anak sekolah minggu. But, karena mungkin egoku apa yang seharusnya aku sampaikan kepada kedua anak itu tidak semuanya kusampaikan.
Hatiku sedih, menyesal, malu, bahkan tidak percaya. Apakah ini juga karena hatiku hanya setengah saja yang terbebani? Aku menyesal, bahkan marah terhadap diriku sendiri. Diriku bagai tidak bertenaga. Apakah ini maksud Tuhan, bahwa aku akan mengalami sesuatu yang luar biasa?
Apakah Allah ingin memberi tahukan kepadaku untuk kembali meredam segala ego yang ada?
Apakah selama ini aku telah menjauh dari DiriNya?
Apakah ini menandakan bahwa masih banyak yang belum kupelajari?
Apakah ini salah ujian yang harus aku lewati?
Apakah selama ini aku sudah terlalu lama tinggal di zona kenyamananku?
Besok adalah kesempatan kedua bagiku untuk menjadi messengernya Tuhan. Sesuai dengan nama yang kupilih Gabrielle.....
I do need learn more. But practice also make things perfect....
Posted by Jennifer at 3:30 AM 0 comments
Wednesday, March 24, 2010
A.N.I.O
Meski sudah mencoba, tetap terasa berat hati ini.
Hari makin kabur, tidak jelas.
Tidak ada semangat untuk berjuang.
Memalukan dan memilukan.
Apakah sukses itu sebenarnya?
Hati cukup iri melihat kawan-kawan lainnya.
Seolah-olah beban yang ada, lebih ringan dari yang kurasakan.
Perempatan jalan.....
Sesak....
Tapi aku tidak bisa mundur....
Huuffffttttt...
Anioooo....
Jika saja aku bisa membuka yang terkunci dan tersegel dalam diri ini....
Posted by Jennifer at 12:44 PM 0 comments
