CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Tuesday, August 10, 2010

Happy devoted me

"Tuhan tidak pernah menjanjikan semuanya akan berjalan dengan lancar, tetapi Dia berjanji akan memberikan yang terbaik bagiku."

Sepenggalan kalimat diatas merupakan komen yang diberikan sama Mas Danu ketika orang lain mengomentari status dirinya. Sontak saja aku disadarkan olehnya. Selama ini sudah cukup banyak aku mengeluh kepada Tuhan mengenai banyak hal. Kalau dulu aku sering mengeluhkan mengenai orang tuaku. Kenapa mereka suka memarahi aku, dan lain sebagainya. Bahkan sempat terlintas dalam pikiran ini kalau aku bukan anak dari orang tuaku. Lalu ketika aku ingin terpisah sementara dari orang tuaku, Tuhan mengabulkannya. Aku akhirnya melanjutkan studi di kota lain. Namun tetap saja, ada beberapa hal yang membuatku kembali mengeluh kepada Tuhan. Dan Dia akhirnya menaruhku diantara anak-anakNya yang juga 'terhilang'. Rupanya sudah rencananya bagi kami untuk berkumpul sehingga Dia bisa memperkenalkan DiriNya kepada kami semua. Dia memakai aku dan kawan-kawanku dengan luar biasa. Ada kebangkitan Roh Kudus dalam kami semua. Kami semua di baptis dengan air dan dengan Roh Kudus. Karena akhirnya kami sadar akan makna Kristen sebenarnya.

Setelah di manjakan oleh Tuhan, kembali aku mendapatkan diriku mengeluh kembali, dan itu bukan karena orang tua maupun teman-temanku, tetapi karena ibu kosku. Ketika aku ingin sekali untuk keluar dari pengaruhnya, Tuhan membawaku untuk tinggal di rumah orang tuaku yang baru selesai di bangun. Belum lama tinggal di rumah ini, kembali aku mengeluh kepada Tuhan karena tante dan omaku. Keluarga kandungku yang seharusnya membawa damai sejahtera, membuatku mengeluarkan banyak keluhan. Akhirnya Tuhan mendengarkan keluhanku, dan membawa tanteku dan keluarganya untuk pindah ke tempat lain yang cukup jauh dari rumah ini. Dan kemudian Tuhan membawa keluargaku untuk tinggal bersama-samaku tingga saat ini, akan tetapi tetap saja keluhan demi keluhan keluar dari mulutku. Begitu juga saat aku mencari dan menunggu pasangan hidupku. Meski hingga sekarang aku belum menemukannya tapi tetap saja aku bersyukur kepada Tuhan, kalau sebelum-sebelumnya Dia terus membimbingku sehingga aku tidak salah mengambil langkah dan keputusan.

Hari ini aku sadar, perjalanan hidupku yang tadinya tidak berwarna sekarang sudah berwarna oleh karena kasih karunia Tuhan. Dia tidak pernah menjanjikan semuanya akan berjalan lancar. Buktinya saja keluhan itu masih keluar dari mulutku. Tetapi Dia menjanjikan yang terbaik bagiku (entah itu dalam hubunganku/jodohku tapi juga yang terutama bagianku di dalam KerajaanNya di Surga)....

Haleluya