CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Thursday, April 08, 2010

Confusing me...

Entah mengapa, kalo melihat orang lain saat mereka menyelesaikan pendidikan mereka koq kayak gampang banget mutusinnya. Mutusin bahwa 'ini' yang mereka mau. Jadi iri juga, koq aku ga kayak gtu? Apa karena kurang ambisi yach?

Jujur aja semua ini serasa menjadi beban berat dalam hati dan pikiranku selama ini. 9 tahun sudah aku berstatuskan mahasiswa.... eneq sich sebenarnya... Pengen coba sesuatu yang baru di sebuah tempat yang baru. But tetap aku harus menyelesaikan apa yang telah aku mulai sembilan tahun yang lalu.... Dan ini bukan perkara yang mudah bagiku. Dengan kepribadian yang kompleks agak susah bagiku untuk mengambil sebuah langkah pasti tanpa menimbang segala kemungkinan yang ada, plus sifat perfeksionis yang secara tidak sengaja aku peroleh dari mamiku.

Saat ini aku memasuki tahap membenci diri sendiri. Aku tidak suka dengan diriku yang penakut, pemalas, penuh pertimbangan tanpa ada langkah maju yang pasti. Bahkan yang parahnya bagaimana pikiranku lebih mengutamakan keluargaku daripada pendidikanku. Apakah ini benar-benar pertanda bahwa aku hanya akan menjadi seorang ibu rumah tangga tanpa ada title bisnis lainnya, seperti CEO atau apapun gelarnya?

Walaupun sebenarnya dari dahulu aku tidak pernah kepikiran untuk menjadi seorang business woman. Tapi seiring waktu berlari, dunia bisnis pun menarik perhatianku. Ini rahasia....impianku semenjak kecil sebenarnya adalah menjadi pemusik ataupun seniman bahkan komikus. Segala hal yang berhubungan dengan seni keindahan.

Tapi sejauh ini, baru 1/2 dari salah satu impianku yang bisa kuwujudkan saat ini. PEMUSIK! Tidak hanya aku pernah menjadi Worship Leader disalah satu ministry yang ada di kotaku, but baru-baru ini, aku mengiringi anak-anak sekolah minggu kolomku dalam lomba menyanyi menyambut paskah dengan gitar. Kemajuan yang cukup besar bagiku.

Dan itu salah satu hal yang aku syukuri kepada Tuhan Yesus dari antara begitu banyak hal yang membuat kehidupanku 'berwarna-warni'.

Masih ada beberapa impian yang harus aku wujudkan sebelum aku meninggalkan dunia ini. Aku tahu aku punya sebuah masa depan yang cerah, karena itu yang Tuhan Yesus telah janjikan. Tidak perduli apakah aku akan menuang begitu banyak air mata, sakit hati, ataupun aku harus jatuh bangun, but aku akan terus mengangkat kakiku dan melangkah setapak demi setapak untuk mencapai tujuan akhirku.... SURGA!

I can do it because my God made me can!!!!!!!

0 comments: