CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Thursday, December 04, 2008

Happy confunsing me

Fallin love itu benar-benar bikin perubahan yang cukup besar dalam hampir segala segi dan sisi diri kita. Berbeda sama diri kita yang sehari-hari. Hampir tiap malam liatin sms yang dikirim sama sang kekasih, memandang foto dirinya yang tersimpan di hape.... Hahahahahahahahahahha....... jadi merasa norak habis ama diri sendiri....
Entah kali ini akan berjalan mulus atau tidak. Habisna dia adalah pacar ke duaku yang -secara! - jadian melalui dunia maya. Hanya saja perbedaannya, dia itu asli bule - padahal aku paling anti sekali sama namanya pacaran ama bule - dan orangnya gimana gitu kalo pas chat bareng dia.
Kuat tapi rapuh, rapuh tapi tegar, kurang lebih kayak gitu dirinya sejauh yang bisa aku tangkap dari percakapan kami. Selain itu dianya sudah nelpon sampe dua kali....wew, serasa melayang ke udara. Meski bahasa inggrisna wew...bikin mumet kepala. Maklum aja dia bukan warga negara AS maupun Inggris, tapi asli jejaka dari Rumania.
Suffer, yup. Tapi aku sich tidak terlalu banget. Kalo menurut pengakuan dia sich dianya yang suffer banget dah pengen membina rumah tangga dengan diriku ini. Padahal...kenal baik-baik seluk beluk diri dan emosiku aja belum pernah. Ditanya alasan kenapa dia pengen membina rumah tangga dengan diriku, jawabannya wew.... katanya, dia merasa bahwa dia bisa mempercayai dan bisa berbahagia bersamaku.....
Hmm...... masih banyak hal yang sebenarnya masih ingin aku lakukan. Dan aku merasa bukan dia orang yang dipilih sama Tuhan untuk diriku. Itu yang cukup membebani diriku. But, let it flow dulu. Untuk memperbaiki rupa keturunanku sich dia calon yang sesuai, tetapi untuk yang lain-lain, aku cukup ragu. Karena selain aku tidak terlalu ngeh and ngebet banget kawin sama orang bule, aku lebih menyukai made in Asia, meski keromantisan yang kuharapkan tidak akan kudapatkan sepenuhnya dari pria made in Asia. Maklum aja darah Eropa yang mengalir cukup membuatku merasakan dan menginginkan sebuah keromantisan itu dalam suatu hubungan. Bukannya sebuah keromantisan yang berakhir di ranjang - kecuali dia sudah menjadi suamiku- hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha..... itu sich bukan romantis namanya tapi napsu....!!

anyway, itu so far yang membuatku confusing. Tapi sejauh ini, aku enjoy the stress that come to me and also the confussing feeling that come near me. Meski pengen juga cepet-cepet membina rumah tangga bersama seseorang yang merupakan Soulmate of mine. But, stay cool aja dach, sebelum ubanku bertambah selembar lagi. HAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!!!!!!!

0 comments: